E-Book Interaktif Musik Patrol — Agung Budhi Nugroho
Judul Produk: E-Book Interaktif Musik Patrol
Penulis: Agung Budhi Nugroho
Jenjang: Mahasiswa S-2 Pendidikan Seni Budaya
Tipe Produk: e-book pembelajaran interaktif (musik)
Akses: https://mpisiomet.my.canva.site/e-book-interaktif-musik-patrol

Ringkasan Isi dan Tujuan
E-Book Interaktif Musik Patrol merupakan modul digital pembelajaran musik yang
memanfaatkan format interaktif untuk media pembelajaran seni
musik, khususnya musik patrol. Modul ini dirancang agar peserta
didik maupun praktisi pendidikan seni budaya dapat:
- Mengalami pembelajaran musik secara kontekstual, bukan hanya membaca teks statis.
- Mengakses materi musik patrol yang disajikan
secara visual dan interaktif,
memungkinkan pengalaman belajar yang lebih menarik daripada bahan ajar
tradisional.
- Mengintegrasikan aspek budaya lokal musik patrol ke dalam pembelajaran seni musik di sekolah maupun dalam pengembangan kompetensi guru seni budaya.

Sebagai sebuah produk tesis S-2, karya
ini mencerminkan inovasi pedagogis dalam pembelajaran seni musik,
memadukan teknologi digital dengan konten budaya tradisional musik patrol.
Media interaktif seperti ini sangat relevan dalam pembelajaran abad
ke-21 untuk meningkatkan motivasi dan keterlibatan siswa dalam mata
pelajaran seni musik — termasuk kemampuan mendengarkan, membaca notasi,
serta apresiasi budaya.
Catatan: musik patrol sendiri merupakan bagian dari tradisi musik lokal yang sering dipakai dalam kegiatan masyarakat dan memiliki nilai estetika serta sosial budaya tersendiri. Integrasi elemen komunitas dan pelestarian budaya musik patrol penting dalam pendidikan seni budaya di sekolah maupun perguruan tinggi.

Modul Pembelajaran Seni Tari — Apriliani Iswati
Judul Produk: Modul Pembelajaran Seni Tari
Penulis: Apriliani Iswati
Jenis Produk: Modul ajar seni tari
Akses: https://buapril.com/
(Halaman utama yang menunjukkan fokus pada modul pembelajaran seni tari)

Ringkasan Isi dan Tujuan
Modul pembelajaran ini dirancang
sebagai bahan ajar untuk pengajaran seni tari, bisa mencakup materi
teori, praktik gerak, unsur estetika tari, dan cara pembelajaran yang
efektif di kelas. Materi semacam ini umumnya mencakup:
- Elemen-elemen dasar tari (seperti wiraga, wirama, wirasa).
- Teknik pedagogis dalam pengajaran tari, seperti demonstrasi, diskusi, dan praktik
langsung gerak tari.
- Capaian Pembelajaran Seni Tari sesuai kurikulum pendidikan Indonesia,
yang memadukan pengalaman, penciptaan, apresiasi, dan refleksi.
Secara umum, modul ini menyediakan
panduan komprehensif bagi guru atau mahasiswa calon guru dalam:
- Mendesain proses pembelajaran seni tari
yang bertujuan membangun kemampuan kreatif dan apresiatif siswa;
- Menghubungkan gerak tari dengan konteks budaya
Indonesia, sehingga siswa tidak
hanya menari, tetapi juga memahami makna budaya di balik gerak tarinya;
- Mengintegrasikan profil pelajar Pancasila dalam pembelajaran seni tari, membentuk karakter siswa melalui kegiatan apresiasi dan ekspresi budaya.

Modul yang dikembangkan oleh Aplliani
Iswati juga merupakan representasi dari produk akademik S-2 yang fokus
pada pembelajaran berbasis pengalaman langsung, sehingga peserta
didik tidak sekadar mengetahui tari sebagai gerak, tetapi juga memahami
filosofi, nilai budaya, dan estetika gerak.
Konteks Pendidikan Seni Budaya
Dalam ranah pendidikan seni budaya,
mata pelajaran seperti musik dan tari tidak hanya menekankan keterampilan
teknis, tetapi juga pemahaman nilai budaya dan ekspresi kreatif. Kurikulum seni
budaya mendukung pembelajaran yang holistik:
- Mengalami Seni: siswa aktif terlibat dalam praktik
artistik (mis. memainkan musik atau menari).
- Mencipta Seni: siswa diajak mengembangkan karya baru berdasarkan pemahaman
estetika dan budaya.
- Mengapresiasi Seni: melalui refleksi terhadap karya sendiri
dan budaya lain.
- Refleksi & Evaluasi: pengembangan pemikiran kritis terhadap
ekspresi budaya dalam seni.
Kedua produk ini — e-book
interaktif musik patrol dan modul
pembelajaran seni tari — memperlihatkan bagaimana media pembelajaran inovatif menguatkan capaian kompetensi siswa dalam
pembelajaran seni budaya. Mereka juga merepresentasikan hasil kajian
akademik yang relevan dengan tantangan pendidikan abad ke-21, yaitu
pembelajaran yang interaktif, kontekstual, dan estetis, serta
menghormati kearifan budaya lokal dalam proses pendidikan.
Kesimpulan
|
Karya |
Fokus Pembelajaran |
Manfaat Utama |
|
E-Book Interaktif
Musik Patrol |
Musik Patrol (interaktif
digital) |
Membantu pemahaman musik dengan
pengalaman interaktif dan pelestarian budaya lokal. |
|
Modul Pembelajaran
Seni Tari |
Seni Tari (teori &
praktik) |
Panduan komprehensif mengajar tari
serta integrasi budaya & estetika tari di kelas. |
Kedua produk ini dapat menjadi referensi penting bagi pengembangan media pembelajaran seni budaya, khususnya dalam konteks pendidikan formal di sekolah maupun dalam riset pendidikan di tingkat lanjutan seperti S-2.
Editor: Syaiful Qadar Basri
Instagram: @ipoenkbadhoet
News Writer: @ipoenkbadhoet
More info:
🔗 https://s1psendratasik.fbs.unesa.ac.id/
🔗 https://s2pendsenibudaya.pasca.unesa.id/
🔗 https://s3pendidikanseni.fbs.unesa.ac.id/
🔗 https://fbs.unesa.ac.id/