Program Studi S2 Pendidikan Seni Budaya FBS Universitas Negeri Surabaya terus menunjukkan kontribusi nyata dalam pengembangan inovasi media pembelajaran seni berbasis digital. Salah satu wujudnya adalah hadirnya produk pengembangan modul digital pembelajaran seni rupa yang berfokus pada kemampuan menggambar poster, yang dikembangkan oleh Nurma Susanti dan Reny Catur Wulandari melalui platform digital interaktif.

Produk ini dapat diakses melalui:




Modul Digital Menggambar Poster (Canva Site):

👉 Akses Modul Digital Menggambar Poster




Versi Flipbook Digital (Heyzine):

👉 Baca Flipbook Modul Digital

Konteks Kajian Pendidikan Seni Budaya

Pengembangan modul digital seni budaya ini berada dalam kerangka transformasi pembelajaran seni menuju ekosistem pembelajaran digital. Media pembelajaran digital memungkinkan integrasi antara unsur visual, teks, dan interaktivitas yang mendukung pengalaman belajar siswa secara lebih kontekstual dan partisipatif.

Dalam perspektif pembelajaran modern, media digital dan virtual learning menjadi bagian dari integrasi teknologi informasi dan pedagogi, di mana pembelajaran berlangsung melalui interaksi antara sumber belajar digital, peserta didik, dan lingkungan belajar yang fleksibel. 

Pengembangan modul digital juga selaras dengan tren pengembangan media pembelajaran berbasis digital di Indonesia, yang menunjukkan bahwa modul digital mampu meningkatkan literasi belajar dan pemahaman konsep siswa melalui pendekatan visual dan kontekstual. 

Deskripsi Produk Modul

Modul Digital Menggambar Poster dirancang sebagai media pembelajaran seni rupa yang mengintegrasikan:

Konsep dasar desain poster

Unsur visual (garis, warna, komposisi)

Proses kreatif pembuatan karya poster

Pendekatan pembelajaran kontekstual berbasis praktik

Format digital memungkinkan modul ini diakses secara fleksibel melalui perangkat digital dan mendukung pembelajaran mandiri maupun pembelajaran terstruktur di kelas.

Kontribusi Terhadap Pendidikan Seni Budaya

Produk ini memiliki beberapa kontribusi strategis, antara lain:

1. Inovasi Media Pembelajaran Seni

Menghadirkan pembelajaran seni rupa yang adaptif terhadap perkembangan teknologi pendidikan.

2. Penguatan Literasi Visual Siswa

Membantu siswa memahami proses kreatif visual secara sistematis dan aplikatif.

3. Integrasi Seni dan Teknologi

Menunjukkan bahwa pendidikan seni budaya dapat berkembang melalui pendekatan digital tanpa kehilangan nilai estetika dan proses kreatif.

4. Model Implementasi Kurikulum Merdeka / Pembelajaran Kontekstual

Modul digital memudahkan guru mengembangkan pembelajaran berbasis proyek dan eksplorasi visual.

Implikasi Akademik bagi S2 Pendidikan Seni Budaya FBS UNESA

Produk pengembangan ini menjadi bukti bahwa penelitian dan tesis mahasiswa S2 Pendidikan Seni Budaya tidak hanya berkontribusi pada pengembangan teori pendidikan seni, tetapi juga menghasilkan produk nyata yang dapat digunakan dalam praktik pembelajaran di sekolah.

Selain itu, inovasi ini memperkuat posisi Prodi S2 Pendidikan Seni Budaya FBS UNESA sebagai pusat pengembangan riset dan inovasi media pembelajaran seni berbasis teknologi.

Pengembangan Modul Digital Menggambar Poster karya Nurma Susanti dan Reny Catur Wulandari menjadi representasi penting dari arah pengembangan pendidikan seni budaya masa kini, yaitu pembelajaran yang kreatif, adaptif, digital, dan kontekstual terhadap kebutuhan generasi belajar saat ini.

Editor: Syaiful Qadar Basri

Instagram: @ipoenkbadhoet

News Writer: @ipoenkbadhoet

More info:

🔗 https://s1psendratasik.fbs.unesa.ac.id/

🔗 https://s2pendsenibudaya.pasca.unesa.id/

🔗 https://s3pendidikanseni.fbs.unesa.ac.id/

🔗 https://fbs.unesa.ac.id/