Pesona Ragam Hias Surabaya: Produk Tesis Mahasiswa S2 Pendidikan Seni Budaya FBS UNESA Menguatkan Literasi Visual Budaya Kota
Surabaya — Program Studi S2 Pendidikan Seni Budaya Fakultas Bahasa dan Seni (FBS) Universitas Negeri Surabaya (UNESA) kembali menghadirkan produk akademik yang memadukan penelitian, pendidikan seni, budaya lokal, dan teknologi digital. Produk tesis berbentuk buku digital berjudul Pesona Ragam Hias Surabaya: Makna & Kreasinya mengangkat kekayaan ragam hias Surabaya sebagai sumber pembelajaran, apresiasi, dan pengembangan kreativitas seni rupa.

Ilustrasi ragam hias Surabaya yang menampilkan motif Ujung Galuh dan Cheng Ho. Sumber foto: budaya.co melalui Tugu Jatim
Produk
Tesis Berbasis Budaya Lokal dan Media Digital
Buku digital ini menempatkan ragam hias
bukan hanya sebagai unsur dekoratif, tetapi sebagai representasi identitas
budaya kota. Beragam bentuk visual yang berkaitan dengan sejarah, lingkungan,
ikon kota, tumbuhan, hewan, dan perjumpaan antarkebudayaan dapat dipelajari
melalui pendekatan yang lebih kontekstual. Format flipbook membuat materi lebih
mudah dibuka melalui perangkat digital dan dapat digunakan sebagai sumber
belajar di sekolah, perguruan tinggi, maupun komunitas seni.
Kehadiran produk tersebut memperlihatkan bahwa penelitian tesis mahasiswa S2 Pendidikan Seni Budaya FBS UNESA tidak berhenti pada penyusunan laporan akademik. Hasil penelitian diterjemahkan menjadi media pembelajaran yang dapat digunakan untuk mengenalkan budaya lokal, mengembangkan literasi visual, dan mendorong peserta didik menghasilkan kreasi baru berdasarkan sumber budaya yang dekat dengan kehidupan mereka.
Produk tesis berbentuk buku digital atau flipbook edukatif berjudul “Pesona Ragam Hias Surabaya: Makna & Kreasinya”. Produk ini membahas ragam hias Surabaya, makna budaya yang menyertainya, serta peluang pengembangan motif tersebut dalam proses penciptaan karya seni. Produk ini merupakan karya mahasiswa Program Studi S2 Pendidikan Seni Budaya FBS UNESA. Nama lengkap pencipta perlu dicantumkan berdasarkan halaman identitas atau halaman hak cipta di dalam produk agar informasi penulis tidak keliru. Pada metadata publik tautan yang dapat diakses, nama pencipta belum tampil secara jelas. Produk dikembangkan dalam konteks akademik Program Studi S2 Pendidikan Seni Budaya FBS UNESA dan dipublikasikan secara daring melalui platform FlipHTML5. Media dapat dibuka menggunakan komputer, laptop, tablet, atau telepon pintar yang terhubung ke internet. Materi disajikan melalui perpaduan teks dan visual dalam format halaman digital yang dapat dibalik. Pendekatan ini membantu pembaca mengenali sumber motif, memahami makna budaya, mengamati komposisi, serta mengembangkan gagasan kreatif berdasarkan ragam hias khas Surabaya.
Ragam Hias
sebagai Rekam Jejak Identitas Surabaya
Ragam hias Surabaya berkembang dari berbagai sumber visual yang hidup dalam sejarah dan lingkungan kota. Motif Ujung Galuh, misalnya, berkaitan dengan ikon hiu dan buaya yang melekat pada identitas Surabaya. Motif Cheng Ho menghadirkan jejak perjalanan maritim dan perjumpaan budaya. Selain itu, motif Kembang Semanggi, Sawunggaling, mangrove, bangunan bersejarah, dan berbagai unsur kota dapat menjadi inspirasi penciptaan ornamen yang memiliki karakter lokal.

Motif Ujung Galuh menggunakan unsur visual hiu dan buaya yang lekat dengan identitas Kota Surabaya. Sumber foto: budaya.co melalui Tugu Jatim.

Motif Cheng Ho menampilkan stilasi kapal dan jejak
budaya maritim sebagai bagian dari kekayaan visual Surabaya. Sumber foto:
budaya.co melalui Tugu Jatim.
Relevansi
bagi Pembelajaran Seni Budaya
Pemanfaatan buku digital ini dapat
mendukung pembelajaran seni budaya yang berorientasi pada pengalaman,
apresiasi, penciptaan, dan refleksi. Guru dapat menggunakannya sebagai bahan
pengantar sebelum peserta didik melakukan pengamatan visual, mendiskusikan
makna simbolik, menyusun sketsa, memilih warna, dan mengembangkan komposisi
ragam hias. Proses tersebut membuat pembelajaran tidak sekadar meminta siswa
menyalin pola, tetapi mengarahkan mereka untuk memahami sumber bentuk dan
alasan budaya di balik penciptaannya.
Format digital juga memberi peluang
pembelajaran yang lebih fleksibel. Peserta didik dapat membuka materi secara
mandiri, mengulang bagian yang belum dipahami, serta menggunakan contoh visual
sebagai titik awal eksplorasi. Dengan demikian, teknologi berfungsi sebagai
sarana untuk memperluas akses terhadap pengetahuan budaya, bukan menggantikan
proses pengamatan, dialog, praktik artistik, dan refleksi dalam pendidikan
seni.
Kontribusi
Akademik Produk Tesis
Produk “Pesona Ragam Hias Surabaya: Makna
& Kreasinya” menunjukkan kontribusi nyata mahasiswa magister dalam
menghasilkan inovasi pendidikan seni yang aplikatif. Produk ini berpotensi
menjadi bahan ajar pendamping, sumber apresiasi budaya lokal, media literasi
visual, dan inspirasi pengembangan proyek seni berbasis lingkungan budaya.
Kehadirannya sekaligus memperkuat peran Program Studi S2 Pendidikan Seni Budaya
FBS UNESA dalam mengembangkan riset yang relevan dengan kebutuhan sekolah dan
masyarakat.
Melalui produk tersebut, budaya Surabaya
tidak hanya didokumentasikan, tetapi juga dihadirkan kembali sebagai
pengetahuan yang dapat dipelajari dan dikreasikan. Upaya ini penting untuk
membangun kesadaran bahwa kekayaan budaya lokal memiliki nilai pendidikan,
estetika, sosial, dan kreatif yang dapat terus dikembangkan sesuai perkembangan
zaman.
Alamat
Produk
Buku digital dapat diakses
melalui: https://online.fliphtml5.com/hgzjn/Pesona-Ragam-Hias-Surabaya_Revisi/#p=1
Editor: Syaiful Qadar Basri
| News Writer/Instagram: @ipoenkbadhoet